Skip to main content

Peran ITAD dalam Membangun Ekonomi Sirkular (Circular Economy)

Ekonomi sirkular dalam konteks IT Asset Disposition mengacu pada model pengelolaan aset IT yang memaksimalkan siklus hidup perangkat melalui reuse, refurbishment, dan recycling, menggantikan model linear take-make-dispose yang menghasilkan limbah elektronik tanpa recovery nilai. 

Terima Komputer Kantor menjalankan layanan buyback dan likuidasi aset IT korporasi sebagai titik masuk model circular ITAD, memperpanjang siklus hidup perangkat melalui remarketing aset berkualitas dan pengelolaan e-waste yang bertanggung jawab. Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa penerapan prinsip circular economy pada sektor elektronik dapat mengurangi emisi GHG hingga 1,4 miliar ton CO2 per tahun secara global pada 2030.

Permintaan terhadap layanan ITAD ini tumbuh sejalan dengan tekanan regulasi dan target ESG korporasi: pasar ITAD global tercatat senilai USD 18,7 miliar pada 2025 dengan CAGR 7,7%, mencerminkan pergeseran perusahaan dari model disposisi linear menuju model sirkular yang terukur.

Perbandingan model ekonomi linear dan sirkular dalam konteks IT Asset Disposition
Terimakomputerkantor.com menerapkan model circular economy dibandingkan model linear konvensional untuk aset IT.

Apa Itu Ekonomi Sirkular dan Hubungannya dengan ITAD?

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang menghilangkan konsep limbah dan memaksimalkan pemanfaatan material melalui siklus penggunaan berulang, dan dalam konteks IT Asset Disposition, model ini mengubah perangkat end-of-life menjadi input bernilai bagi siklus produksi atau penggunaan berikutnya. M

odel linear take-make-dispose menghasilkan limbah tanpa recovery nilai, sementara model circular menerapkan prinsip reduce-reuse-recycle yang menjaga material tetap berputar dalam ekonomi.

Hanya 17,4% e-waste global yang didaur ulang secara formal (Global E-waste Monitor 2024), menunjukkan besarnya peluang perbaikan melalui penerapan ITAD sebagai enabler circular economy di sektor IT.

Pemahaman tentang definisi IT Asset Disposition secara menyeluruh menjadi prasyarat untuk mengimplementasikan prinsip circular economy dalam program disposisi aset korporasi.

Bagaimana Model Circular ITAD: Reuse, Refurbish, Recycle, Recover?

Model circular ITAD mengikuti hierarki prioritas empat tingkat, yaitu Reuse, Refurbish, Recycle, dan Recover, di mana setiap tingkat merepresentasikan jalur disposisi yang semakin intensif dalam pemrosesan namun tetap mempertahankan nilai material dalam siklus ekonomi.

Urutan prioritas hierarki tersebut adalah:

  1. Reuse — perangkat digunakan kembali langsung tanpa proses tambahan, prioritas tertinggi.
  2. Refurbish — perangkat direkondisi ke standar Grade A sebelum dipasarkan kembali.
  3. Recycle — material bernilai diekstraksi dari perangkat yang tidak lagi layak pakai.
  4. Recover — residu material dipulihkan sebagai jalur terakhir ketika recycling tidak lagi memungkinkan.

Reuse — Perpanjangan Siklus Hidup melalui Remarketing

Reuse merupakan bentuk sirkularitas tertinggi karena perangkat langsung digunakan kembali tanpa proses tambahan, dijalankan melalui remarketing unit yang masih dalam kondisi layak pakai.

Component harvesting menjadi opsi lanjutan ketika unit utuh tidak lagi dapat diremarketing secara langsung, dengan komponen fungsional seperti RAM, SSD, dan kartu jaringan dipisahkan untuk digunakan kembali pada perangkat lain.

Refurbish — Rekondisi untuk Standar Grade A

Refurbishment melibatkan proses rekondisi dan pengujian standar untuk mengembalikan perangkat ke kondisi Grade A sebelum kembali dipasarkan sebagai unit refurbished.

Proses ini mencakup penggantian komponen aus, wiping data bersertifikat, dan pengujian fungsional menyeluruh sebelum unit refurbished dilepas ke pasar sekunder.

Recycle dan Recover — Ekstraksi Material Bernilai

Recycling dan recovery menjadi jalur terakhir yang mengekstraksi precious metal, seperti emas, perak, palladium, dan tembaga, dari PCB perangkat yang tidak lagi layak digunakan.

Proses PCB recycling ini memulihkan material bernilai tinggi yang tidak dapat direcover melalui jalur reuse maupun refurbish, sehingga menutup siklus material sebelum residu akhir dibuang.

Terimakomputerkantor.com menerapkan hierarki circular ITAD ini melalui jasa buyback dan likuidasi aset IT sirkular yang memprioritaskan reuse dan refurbishment sebelum recycling.

Apa Kontribusi ITAD terhadap Target ESG dan Sustainability Reporting?

Program ITAD yang terstruktur berkontribusi langsung terhadap pencapaian target ESG perusahaan, khususnya pada pilar Environment melalui pengurangan e-waste (GRI 306) dan pelaporan emisi Scope 3 (GHG Protocol) yang mencakup disposal aset dalam rantai nilai.

GRI 306 Waste Management dan ITAD

Data ITAD digunakan dalam pelaporan GRI 306 untuk mengukur total limbah yang berhasil dialihkan dari tempat pembuangan akhir melalui jalur reuse dan recycling.

GHG Protocol Scope 3 dan Avoided Emissions

GHG Protocol Scope 3 Category 5 mencakup limbah yang dihasilkan dari operasi, sementara Category 12 mencakup penanganan akhir siklus hidup produk, keduanya relevan dengan data disposisi aset IT.

Avoided emissions dari reuse dan refurbishment dihitung sebagai carbon offset internal yang mengurangi total emisi Scope 3 perusahaan, tanpa memerlukan pembelian kredit karbon eksternal, dan mendukung pelaporan capaian terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) 12 tentang konsumsi dan produksi bertanggung jawab.

Metrik ESGDeskripsi
Waste diversion ratePersentase limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
Material recovery ratePersentase material yang berhasil di-recovery dari proses disposisi
Carbon avoidedEstimasi emisi yang dihindari melalui reuse dan refurbishment

Integrasi ITAD ke dalam strategi ESG memerlukan data yang terukur dari mitra ITAD, termasuk waste diversion rate, material recovery rate, dan avoided emissions per proyek disposisi, yang juga relevan dengan regulasi manajemen limbah elektronik.

Bagaimana Remarketing Aset IT Mengurangi Jejak Karbon?

Remarketing aset IT melalui ITAD mengurangi jejak karbon dengan cara menghindari emisi manufaktur perangkat baru, sebuah laptop standar mengandung embodied carbon sekitar 300–400 kg CO2e, yang sepenuhnya terhindar ketika perangkat tersebut digunakan kembali melalui proses refurbishment.

Kategori PerangkatEstimasi Embodied Carbon
Laptop300–400 kg CO2e
Desktop200–300 kg CO2e
Server1.000–2.000 kg CO2e

Sebagai ilustrasi kalkulasi, remarketing 1.000 unit laptop menghasilkan estimasi 300–400 ton CO2e avoided emissions dibandingkan manufaktur unit baru.

Perhitungan lifecycle assessment ini mencakup emisi manufaktur komponen, perakitan, dan transportasi unit baru dari pabrik ke titik distribusi, seluruh tahapan yang dihindari sepenuhnya ketika perangkat existing diremarketing alih-alih diganti dengan unit baru. 

Data depresiasi perangkat IT menunjukkan bahwa banyak perangkat yang masih layak pakai secara teknis ketika perusahaan melakukan refresh cycle, menjadikan remarketing sebagai opsi yang menguntungkan secara finansial sekaligus mengurangi emisi karbon.

Bagaimana Implementasi Circular Economy dalam Program ITAD Korporasi?

Implementasi circular economy dalam program ITAD korporasi memerlukan lima elemen kunci: kebijakan disposisi tertulis, pemilihan vendor ITAD bersertifikat, target KPI sustainability yang terukur, sistem pelaporan berkala, dan mekanisme continuous improvement.

  1. Susun kebijakan disposisi tertulis yang mengatur kriteria dan alur proses.
  2. Pilih vendor ITAD bersertifikat sebagai mitra operasional, dievaluasi melalui vendor scorecard yang mencakup kepatuhan sertifikasi, data security, dan kinerja lingkungan.
  3. Tetapkan target KPI sustainability yang terukur untuk setiap proyek disposisi.
  4. Bangun sistem pelaporan berkala terhadap capaian KPI melalui annual reporting yang terintegrasi dengan laporan ESG korporasi.
  5. Terapkan mekanisme continuous improvement berdasarkan hasil pelaporan.

Contoh target KPI mencakup waste diversion rate di atas 90%, reuse rate di atas 60%, dan material recovery rate di atas 95%. 

Penerapan circular economy dalam program ITAD korporasi dimulai dari mitra buyback yang tepat sejak tahap awal disposisi aset. 

Ajukan buyback dan likuidasi aset IT korporasi kepada Terimakomputerkantor.com untuk memulai program circular economy yang terukur dan sesuai standar ESG.

itad dalam membangun ekonomi sirkular

Admin Staff

Suka Menulis